Oleh: lauraditya | Maret 5, 2008

Berharga Bukan Karena Prestasi

Satu kali aku melukukan kesalahan yang cukup besar, aku mulai tertuduh dan berpikir kasalahan ini tidak termaafkan. Aku menghukum diri sendiri dengan kata – kata dari pikiranku sendiri. Pembicaraan sendiri itu mulai terjadi dan aku semakin tertuduhkarenanya. Apa yang aku harus lakukan? Bagaimana memperbaiki kesalahan ini?

Minta maaf adalah hal yang sudah pasti aku lakukan. Betapa tidak bijaknya kalau aku tidak minta maaf atas kesalahan, tapi tetap itu tidak membuat hatiku tenang. Rasa bersalah terus mengikuti. Aku tahu sudah dimaafkan, tapi rasa gagal ini terus ada. Bapa, apa yang harus aku lakukan?

Ah…syukurlah ada kebenaran yang aku ingat, ” Aku berharga bukan karena kinerjaku, tapi bagaimana aku menerima. diriku”. Ya aku terjebak pada keberhargaan berdasarkan penampilan, kesalahan yang aku lakukan adalah bagian dari kinerjaku – kegagalanku”. Oke, sekarang aku tahu bahwa aku tetap berharga sekali pun pernah gagal. Kegagalan atau kesalahan ini membuat aku belajar sesuatu serta menjadi pengingat, agar di kemudian hari tidak akan aku lakukan lagi


Beri tanggapan

Your response:

Kategori